• Latest News

    Kamis, 13 Februari 2014

    Kosun, Anak Dusun Ke Parlemen


    Kosun adalah salah satu dari 96 orang Calon Anggota Dewan (CAD) Kabupaten Seluma dan 1 dari 8 CAD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yang akan meramaikan bursa pencalonan anggota DPRD Seluma dan siap merebut satu dari 30 kursi di gedung parlemen pada pemilu legislatif 9 April 2014 mendatang.

    Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 34 tahun yg lalu, telah di boyong keluarganya dari tanah Jawa ke Bengkulu untuk mengikuti transmigrasi dan di tempatkan di desa yang saat itu bernama Rimbo Kedui dan sekarang menjadi Padang Rambun Kecamatan Seluma Selatan.

    Anak bungsu dari 12 bersaudara ini, besar dan sekolah sampai SMP, berdomisili di Padang Rambun. Alumni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 57 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 05 Tais adalah sosok yang mandiri. Terlahir sebagai anak pejuang Angkatan 45, ia tidaklah besar kepala ataupun membanggakan diri. Hal ini terbukti sewaktu sekolah, ia bersama teman-temannya harus berjalan kaki pergi dan pulang sekolah dari Padang Rambun-Pasar Tais, sejauh 5 km. Dari kesederhanaan inilah, mental dan tekadnya tertempah untuk menatap kehidupan yang lebih baik di kemudian hari.

    Sebagai remaja, Kosun tentu punya sohib sejati yang boleh dikatakan sehidup semati, dimanapun dan apapun yang ia kerjakan selalu berdua. Tidaklah mudah mencari sahabat seperti Sahudin kata Kosun. "Sohib saya itu bernasib baik, dia sekarang sebagai auditor di BPKP Provinsi Bengkulu dan pernah menjadi asisten pribadi Wakil Gubernur M. Syamlan, Lc." kata Kosun.

    Setelah tamat SMP, Kosun memilih mondok di pesantren di Jawa, tepatnya Pesantren Nurudholam 2 Bangle Beji Gunung Gangsir Pasuruan Jawa Timur.Setelah pulang ke Bengkulu, ia lebih memilih mengamalkan ilmunya dan menjadi Da'i dan sering mengisi tausiyah/ceramah. Serta terjadwal tetap setiap Jumat untuk menjadi Khatib Jumat dari masjid ke masjid.

    Tahun 2005, dia kedatangan tamu istimewa, yaitu ustad Dani Hamdani, ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Provinsi Bengkulu. Dari pertemuan itu pulalah, ia kenal PKS dan sekaligus diajak ustad Dani untuk menjadi kader PKS.
    Ketertarikannya masuk ke PKS karena beliau melihat kepedulian kader-kader dan pengurus PKS, kecintaan dan ketulusan kader-kader PKS untuk perbaikan ummat yang dibuktikan dengan amal-amal nyata. Selain itu dia melihat kader-kader PKS merupakan orang-orang yang sholeh, rajin beribadah dan berdakwah.

    Dua tahun kemudian, ayah 2 anak ini di ajari berpolitik oleh Imanuddin, SP., ustad sekaligus Aleg Seluma periode 2004-2009 dari PKS.
    Dari sini akhirnya beliau terjun ke dunia politik dan sekarang terdaftar sebagai CAD PKS Dapil 1 Seluma no urut 4. Sedangkan tujuan utamanya berpolitik dan menjadi Aleg adalah agar punya kekuatan bersama untuk menegakkan amar ma'ruf nahi munkar. Mantan P3NRT di Pengadilan Agama ini juga punya keinginan menjadi pintu masuk aspirasi bagi generasi muda di masa yang akan datang.

    Harapannya kepada pemilih, agar warga eks Trans Rimbo Kedui untuk memilihnya pada pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 mendatang.
    " kalau ada orang eks Trans Rimbo Kedui yang Nyaleg, mengapa harus memilih orang lain yang belum tentu mengenal kita" pesan beliau yang pernah menjadi pengurus Ranting NU tersebut.
    Beliau bertekad untuk membangun kampung dan daerah Seluma menjadi lebih baik.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kosun, Anak Dusun Ke Parlemen Rating: 5 Reviewed By: anakmanis saya
    Scroll to Top