• Latest News

    Senin, 28 April 2014

    Fahri Hamzah : Media Salah Pengertian Perkataan Aher

    PKS-Bengkulu - Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengatakan media salah artikan statement Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher, Gubernur Jawa Barat yang sekaligus juga anggota Majelis Syuro PKS.

    "Media salah artikan statement Pak Aherseolah gak mau oposisi. Padahal ini baru mau tarung," tulis Fahri pada akun Twitternya @Fahrihamzah, Ahad (27/4) malam.

    Maksud statement itu menurut Fahri adalah PKS koalisi perang dulu. Kalau menang maka koalisi Pemerintah dan kalau kalah maka koalisi oposisi.

    Fahri juga mengungkapkan akan menarik kalau ada 4 pilihan bagi rakyat dan sama sama jago sejak awal tawarkan program. 

    "Akan seru kalau ada 4 pasang pemimpin yang berlomba tawarkan program dan berusaha menang," lanjut politisi PKS yang berhasil unggul dengan perolehan suara tertinggi di NTB ini untuk DPR RI ini.

    Fahri mengakui ada persoalan rumit karena UU Pilpres yang ada tidak berhasil mencegah uang masuk pertandingan.

    "Maka dapat dimengerti sejak sekarang bahwa yang akan bertarung adalah kandidat yang punya uang besar," katanya.

    Sayangnya, lanjut Fahri UU tidak membatasi spending dan juga tidak mengatur secara tegas sumber uang. 

    "Maka koalisi untuk pertarungan Pilpres ini juga harus menyelamatkan martabat dan legitimasi. Jangan sampai yang terpilih adalah yang paling penuh rekeningnya tapi paling kosong otaknya," pungkasnya.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Fahri Hamzah : Media Salah Pengertian Perkataan Aher Rating: 5 Reviewed By: Rakyat Bangka
    Scroll to Top