• Latest News

    Selasa, 10 November 2015

    MUTIARA ITU BERNAMA YOYOH YUSROH ..... [part 2 | end]




     
    Ustadzah Yoyoh Yusroh

    Yang paling menjadi sejarah adalah perjuangan Ummi menggerakkan 300 demonstran pada masa orde baru untuk menolak Larangan memakai Jilbab bagi muslimah.

    Banyak hal yang mengagumkan dari beliau. Saat menjadi anggota DPR yang memiliki bertumpuk kesibukan, Ummi tidak pernah meninggalkan kebiasaan membaca Qur’an 3-5 Juz/ hari. Ummi dikenal sosok yang jarang sakit, ternyata rahasianya ada pola hidup Ummi yang begitu sehat yaitu tidak pernah menggunakan MSG dan tidak pernah makan makanan siap saji. Anak-anak dan suami Ummi pun selalu dimasakkan makanan. Selain itu Ummi selalu menyempat olah raga setiap hari dan “Jalan Kaki” adalah olah raga yang Ummi pilih. Kadang Ummi bersama suami berjalan dari rumah menuju jalan raya sebelum berangkat kerja. Kadang Ummi juga memilih menaiki tangga gedung DPR daripada naik lift. Hal yang tidak kalah mengagumkan adalah kehidupan sosial ummi. Ummi pernah mengunjungi temannya yang baru melahirkan. Sebelum pulang Ummi izin dengan suaminya untuk ke kamar mandi. Karena sudah lama sang suami penasaran apa yang Ummi lakukan di kamar mandi, ternyata Ummi mencuci semua popok bayi sang temannya yang sudah menumpuk. Ummi juga menginfakkan 50 gram emas yang merupakan mahar dari sang suami kepada orang yang membutuhkan. Ketika Umrah Ummi memberikan tas kesayangannya kepada Ibu-ibu yang ia temui hanya karena Ibu-ibu tersebut mengatakan bahwa ia sangat menyukai tas Ummi. Akhirnya Ummi memindahkan barang-barangnya ke kantong plastik dan memberikan tas itu. Ummi dikenal sebagai figure sabar, pemaaf dan tidak dendam. Banyak sekali kisah yang membuktikan itu semua. Ummi selalu menjadi teman andalan bagi teman-temannya terutama untuk berbagi cerita. Ummi juga tetap dikenal sebagai sosok yang sayang keluarga. Suami, anak, dan menantu menjadi saksinya. Ummi pun mendirikan yayasan Ibu harapan dan Pesantren Ummu Habibah sebagai sarana untuk menciptakan para penghafal Qur’an dan mengadakan berbagai kegiatan sosial terutama untuk kaum perempuan dan anak-anak.

    Selain aktif di ranah sosial, ummi juga aktif di dunia politik. Pertama kali terjun ke politik yaitu saat ummi diminta rekannya dlam periode PAW (pergantian antar waktu). Pada periode 2004-2009 ummi terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Depok Bekasi dengan Partai Keadilan yang mengusungnya. Pada periode 2009-2014 ummi kembali diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera. Ada hal yang menarik ketika ummi menjadi anggota dewan, selain tidak mengeluarkan biaya kampanye sendiri, ummi juga tidak pernah memakai sekalipun fasilitas dewan untuk kepentingan pribadi. Ummi dikenal sebagai sosok yang selalu komitmen untuk terjun langsung ke masyarakat guna menampung aspirasi mereka. Ide TNI berjilbab pun sempat disuarakan ummi kepada panglima Laksamana TNI saat itu, Agus Suhartono. Laksama saat itu  berjanji untuk mempertimbangkannya walaupun sampai saat ini belum terealisasi. Banyak hal yang telah ummi lakukan ketika menjadi anggota dewan namun tidak bisa disebutkan satu persatu. Salah satu jasa ummi yang tidak pernah terlupakan adalah menjadi sosok mujahidah palestina di Indonesia, bersama Kaukus Palestina ummi mencoba menembus jalur Gaza. Sempat menemukan banyak rintangan untuk sampai namun akhirnya berbuah manis karena ummi berhasil masuk ke Gaza walaupun hanya 8 Jam. Perjuangan terus berlanjut, ummi bersama Viva Palestina 5 menggalang dana di Tanah Air dan mengantar langsung semua bantuan ke Gaza. Perjuangan beliau ini telah menginspirasi banyak orang sampai saat ini.

    Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Kepergian ummi untuk selama-lamanya di tahun 2011 menggemparkan semua kalangan. Sosok wanita yang memang sering membahas tentang kematian ini sejak setahun sebelum meninggal telah meninggalkan luka yang mendalam baik bagi keluarga, sahabat, maupun masyarakat. Kesabaran, keteguhan, kerja keras, dan akhlaknya yang bak mutiara sungguh dirindukan. Bahkan menjelang kematian, masih banyak yang masih bisa diteladani dari ummi. Berdasarkan cerita sang suami, Ummi mempunyai buku catatan hutang yang selalu ia letakkan di tempat tidur dan dilihatnya setiap hari. Namun, ketika meninggal buku itu hilang. Kemungkinan semua hutang Ummi sudah Ummi lunasi. MasyaAllah.

    Dua hari menjelang kematian, ummi mengirim sms ke salah satu akhwat:
    “Ya Rabb aku sedang memikirkan posisiku kelak di akhirat. Mungkinkah aku berdampingan dengan Khodijah ummul mukminin? Atau Aisyah yang hafal 3500 hadits, atau Ummu Sulaim yang sabar atau Asma’ yang pandai menyiapkan kendaraan perang suami dan menyemangati putranya untuk jihad. Ya Rabb, tolong beri kekuatan agar bisa berbincang dengan mereka kelak di taman firdaus.”
    Selamat Jalan Sang Mutiara. Semoga engkau diberikan tempat terindah disisiNya dan diberikan rahmat berkumpul dengan para shahabiyah J
    Mela Azizah

    *Dikutip dari buku: Yoyoh Yusroh Mutiara yang Telah Tiada
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: MUTIARA ITU BERNAMA YOYOH YUSROH ..... [part 2 | end] Rating: 5 Reviewed By: rangkai kata
    Scroll to Top