• Latest News

    Jumat, 06 November 2015

    Aku dan Kamu dan Mereka

    By : Roida Muniroh*
    Ilustrasi


    Kuminta disematkan namaku dalam doamu
    Kuminta ditahan langkahku saat ku menjauh darimu
    Kuminta didiamkan saat ocehanku mulai tak bermakna
    Kuminta ditegur saat batasan-batasanku perlahan kulewati
    Kuminta ditinggalkan jika aku mencoba untuk berani sendiri
    Kuminta diberi petunjuk saat persimpangan kuhadapi
    Kuminta kau marah jika kusalah
    Kuminta sesali datangnya aku kalau hadirku mengecewakanmu
    Kuminta terangi aku begitu kelam meniraikan pandanganku
    Kuminta genggam terus tanganku agar aku tetap teguh bersamamu.

    Kadang kita tak sepaham
    Lisan kita senantiasa saling menyakiti
    Tapi itulah untaian cinta yang kita buat
    Cinta itulah yang disebut ukhuwah
    Aku dan kamu
    Aku dan mereka
    Aku
    Kita
    Hadir bersama tak sekedar dengan cinta
    Kita hadir berlingkup benci pun
    Yah, kadang benci itu menyatukan
    Benci berujung cinta

    Kisah manis yang bagaimana lagi bisa mengalahkan keromantisannya
    Rasa tak suka menghadirkan senang tanpa dikira
    Rengutan wajah menciptakan senyum terindah saat menyambut
    Siapa yang kira bahwa ada hati yang bahagia saat orang tersayang terus menegur
    Seakan terluka padahal bahagia
    Siapa mengira.

    Yah ukhuwah itu tak selamanya terasa manis, pahitnya pasti ada
    Akan tetapi bukan menjadi alasan untuk mengukir benci sedikit demi sedikit
    Itulah cinta yang sebenarnya
    Cinta yang tercipta bukan karena terjatuh, tapi karena dibangun

    ---
    *)Disadur dari Suka-suka yang Nulis atas seizin penulis
    Penulis adalah squad Garuda Keadilan (GK) Bengkulu yang hobi menulis dan sedang menempuh pendidikan sarjana di Universitas Bengkulu
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Aku dan Kamu dan Mereka Rating: 5 Reviewed By: Redaksi
    Scroll to Top