• Latest News

    Sabtu, 08 April 2017

    Pendidikan Indonesia Telah Gagal

    Majelis Taman Surga
    Bersama ustd H. Ahmad Zakarsi, M.Si


    Kota Bengkulu - Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Provinsi Bengkulu, H. Ahmad Zarkasi, M.Si mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia telah gagal. Hal itu disampaikannya pada acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan, Sosial dan Dakwah Al-Fida pada Kamis (
    6/4/17).

    Dalam acara yang dihadiri oleh guru-guru dan pengurus yayasan Alfida ini, tokoh daerah yang sering disapa Ahmad Zarkasi ini saat menyampaika taujihnya mengungkapkan sejumlah kegagalan penerapan pendidikan di Indonesia. Diantara kegagalan yang tampak adalah tingkat kualitas moral dan spiritual lulusan lembaga-lembaga pendidikan yang rendah, terbukti dengan banyaknya kasus-kasus remaja yang terjebak pada masalah-masalah sosial, kriminalitas yang tinggi dan pejabat-pejabat yang korup dan nepotisme.

    Lebih lanjut mubaligh yang sering mengisi berbagai kegiatan ceramah dan tabligh ini menjelaskan, sudah saatnya kaum muslimin memaksimalkan peran lembaga-lembaga pendidikan dan sosial untuk menggantikan peran pendidikan yang gagal diterapkan di Indonesia. Ia sangat berharap Yayasan Alfida yang memiliki unit-unit pendidikan berupa sekolah islam terpadu dan unit pembinaan anak yatim dan penghafal qur'an bisa memaksilamkan perannya dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia serta benar-benar berkiprah dalam pendidikan islam agar generasi-generasi bangsa ini bisa mencapai tujuan dari pendidikan yang telah ditetapkan dalam undang-undang.

    Karena menurut Ahmad Zakarsih saat ini yang nampak berupaya dengan serius mencapai target dan tujuan pendidikan dalam UU Pendidikan itu adalah sekolah-sekolah islam yang ada di Indonesia. Sekolah-sekolah umum nampaknya sangat sulit menerapkan konsep yang ada dalam undang-undang.


    "Tujuan pendidikan nasional Pasal 31, ayat 3 dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 menyebutkan, pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang. Nah, sistem pendidikan Indonesia saat ini berjalan tidak menunu visi yang telah disusun oleh undang-undang nomor 20 tersebut," papar Ahmad Zarkasi.

    Selanjutnya Ahamd Zarkasi menambahkan bahwa pendidikan bukan proses dadakan, tapi  memerlukan waktu yang panjang, ia membandingkan dengan ungkapan yang saat ini sedang populer. "Pendidikan ini bukan seperti "tahu bulat yang digoreng dadakan", ujarnya mengambil ungkapan promosi penjual tahu bulat keliling.

    Sehingga menurut Zarkasi, sekolah islam terpadu hadir dalam rangka memadukan nilai-nilai islami dengan iptek, dan itulah sesungguhnya sistem yang mengarah pada tujuan pendidikan nasional. "Guru yang tergabung dalam lembaga Yayasan Al Fida ini harus memahami konsep yang sedang dikembangkan di Alfida. Out put peserta didik harus punya target, paling tidak 10 tujuan pendidikan islam terpadu nantinya ada pada alumni-alumni sekolah islam terpadu, baik dari asepek akidah, akhlaq, ibadah, dan aspek-aspek intelektual yang telah ditetapkan," pesan Ahmad Zakarsi.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pendidikan Indonesia Telah Gagal Rating: 5 Reviewed By: Redaksi
    Scroll to Top