• Latest News

    Minggu, 11 Desember 2016

    Memenuhi Tanda tanda Mencapai Keberhasilan Dakwah


    Oleh
    Kh. Hilmi Aminudin

    Agar Kita sukses mengemban risalah dakwah ini, ada beberapa hal yang perlu selalu diupayakan diantaranya adalah terpenuhinya Ma'alimun Najah atau tanda-tanda mencapai Kesuksesan. Setidaknya ada 5 tanda mencapai kesuksesan yaitu :

    1. Al Isti'dad atau Kesiapan.
    Yang dimaksud Al isti'dad adalah kesiapan, baik kesiapan moral atau idiil, bahkan juga isti'dad jasadi atau kesiapan fisik kita.
    Oleh karena itu dalam menyongsong tugas berat, meskipun sudah mempunyai kantor yang nyaman, hendaknya jangan lupa berolahraga. Jangan lupa isti'dad jasadi harus kita kelola terus dan insyaAllah kaderisasi serta kepanduan sudah mempunyai Maqar Khash untuk penggemblengan fisik atau isti'dad jasadi kader.

    2. Al I'dad atau Persiapan
    Yakni bagaimana kita mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam menunaikan tugas-tugas dakwah.
    Selama ini kita sudah memiliki pendekatan efektif yang biasa kita lakukan terkait aspek i'dad yakni pertama-tama dengan ruhul bazli wa tadhiyah dan kedua dengan ta'awun ukhawi. Jadi kedua hal tersebut harus terus ditumbuh-kembangkan.
    Begitu juga para mas'ulin dibidang maliyah harus terus memback up program-program secara struktural. Al I'dad seperti ini sudah biasa kita lakukan dan sekarang harus lebih diintensifkan lagi mengingat luasnya medan dakwah menuntut sesuatu yang lebih dari yang sudah ada sekarang.

    3. Al Qudrah atau Kapasitas yang memadai
    Meningkatkan kapasitas Ikhwan dan Akhwat melalui daurah-daurah, training-training, pelatihan-pelatihan baik oleh pihak internal ataupun eksternal asalkan disesuaikan dengan strategi.
    Hal yang harus selalu diingat adalah bahwa pemanfaatan pihak eksternal harus sesuai dengan strategi pejuangan kita.
    Al Qudrah alal Amal wal Harakah ini sangat penting, mengingat bahwa pemikul tanggung jawab dan pengemban dakwah ini selalu minoritas, maka mereka harus memiliki kapasitas yang lebih. Yang selalu menjadi jadi contoh adalah kisah Umar bin Khattab mengirim 4 orang kader kepada Amr bin Ash yang meminta bantuan 4000 personil ketika penaklukan Mesir. Dan benar Mesir tetap Futuh.
    Dalam surat Al Anfal (ayat 65-66) tentang tuntutan kapasitas pemikul dakwah yang takhfifnya saja 1 banding 10.
    Saat ini kita dituntut untuk cepat bergerak, merespon dan mengantisipasi tuntutan dakwah yang memerlukan sarana dan prasarana, sehingga memerlukan Qudrah yang memadai.

    4. Itqanul Amal atau Kualitas KerjaKerja kita tidak boleh asal-asalan dan kerja yang tidak asal-asalan itu tidak bisa dilakukan diwaktu sisa, melainkan harus dirangkum kedalam program kehidupan kita.
    Kita harus membagi wakti, kapan kita sebagai pengusaha, birokrat, kepala rumah tangga dan kapan sebagai pejuang dakwah.
    Semua itu harus dirangkum dalam program yang integral, karena dakwah tidak bisa dilakukan dengan menunggu waktu sisa mengurus rumah tangga, waktu bekerja dan lain-lain.

    5. Quwwatul Intaj
    Kerja yang kita lakukan harus produktif dan produktifitasnya pun harus terukur dan memiliki target-target yang jelas. Harus jelas kontribusi kita pada peningkatan dakwah.
    Syuruth dakwah harus meliputi isti'dad, i'dad wasail dan qudrah yang harus selalu ditingkatkan.
    Kita akan memiliki produktifitas yang tinggi bila kita menggunakan sumber daya basyariyah dan madiyah secara efektif.

     
    *disarikan dari buku Bekal Untuk Kader Dakwah
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Memenuhi Tanda tanda Mencapai Keberhasilan Dakwah Rating: 5 Reviewed By: anakmanis saya
    Scroll to Top